KURSUS ONLINE MEMBUAT WEBSITE 100% Gratis, segera hadir!

Cara mengunggah berkas dengan FTP menggunakan FileZilla

Ada banyak cara untuk mengunggah berkas ke sebuah website. Salah satunya dengan memanfaatkan koneksi FTP menggunakan FileZilla Client. Saya akan menunjukkan caranya, langkah demi langkah.

Cara Menggunakan FileZilla

Apa itu FTP?

FTP singkatan dari File Transfer Protocol, merupakan salah satu jenis koneksi untuk mengunduh (download) atau mengunggah (upload) berkas dari komputer ke server hosting.

Pengguna WordPress sering menggunakan FTP untuk melakukan instalasi WordPress secara manual. Atau untuk untuk mengunggah plugin, tema, dan berbagai jenis berkas lainnya.

Pada beberapa kasus digunakan untuk keperluan trouble shoting ketika website mengalami error dan admin area tidak bisa diakses.

FTP juga biasa dipakai untuk mengunggah berkas-berkas berukuran besar yang tidak bisa diunggah lewat admin area karena ada pembatasan oleh sistem.

Mengakses FTP menggunakan FileZilla

Untuk menggunakan FTP pengguna harus menginstal aplikasi FTP Client terlebih dahulu pada komputernya. Ada banyak aplikasi untuk mengakses FTP yang tersedia di pasaran, seperti WinSCP, gFTP, FileZilla, dan masih banyak lagi.

Diantara tiga yang disebutkan di atas, FileZilla yang paling populer. Aplikasi ini bersifat open source yang didistribusikan secara gratis. Bisa digunakan untuk sistem operasi Windows, Mac OS, maupun Linux.

Tutorial ini akan menggunakan aplikasi FileZilla.

Sebelum melangkah lebih lanjut silahkah unduh terlebih dahulu aplikasi FileZilla di website resminya. Pilih FileZilla Client dengan versi yang sesuai dengan komputer kamu.

Setelah diunduh, instal berkas tersebut di komputer kamu.

Informasi login FTP

Untuk mengakses FTP, kamu harus mengetahui informasi login-nya terlebih dahulu. Data-data tersebut biasanya dikirimkan via email ketika kamu membeli hosting.

Informasi login FTP mencakup:

FTP Username: ....
FTP server: ....
FTP port: ....
FTP password: ...

Bila kamu kehilangan email yang berisi informasi tersebut, coba masuk ke control panel hosting. Untuk hosting yang menggunakan cPanel akan tampak seperti ini:

Cpanel FTP Accounts

Pilih FTP Accounts, lalu buka ‘Configure FTP Client‘.

FTP login

Bila belum terdapat FTP account untuk website yang kamu maksud, buat terlebih dahulu. Masih pada halaman yang sama, di bagian atas, isi kolom-kolom-kolom pada ‘Add FTP Account‘ seperti ini:

Setelah berhasil menambahkan FTP Account, lihat informasi login FTP seperti pada tahap sebelumnya, pilih ‘Configure FTP Client‘.

Jangan lupa, catat password-nya untuk digunakan nanti.

Bila kamu tidak menemukan data-data FTP dalam control panel hosting, tanyakan saja langsung ke penyedia hosting. Jangan sungkan!

Menghubungkan FileZilla dengan server FTP

Setelah FileZilla terpasang di komputer, selanjutnya kita akan menghubungkannya dengan server hosting.

Buka aplikasi FileZilla di komputer kamu.

Lalu buka File > Site Manager, akan terlihat jendela seperti ini.

Tambahkan ‘New Site‘ beri nama sesuai selera kamu. Isikan data-data FTP pada kolom-kolom yang tersedia seperti berikut:

  • Nomor 1 dengan FTP Server
  • Nomor 2 dengan FTP Port
  • Nomor 3 dengan FTP Username
  • Nomor 4 dengan FTP Password

Lalu tekan tombol ‘Connect‘, bila berhasil terkoneksi kamu akan dibawa bagian dashboard.

FileZilla Dashboard

Kotak nomor 1, memperlihatkan direktori berkas yang ada pada komputer kamu. Pilih direktori tempat kamu menyimpan berkas yang akan diunggah.

Kotak nomor 2, berkas-berkas yang terdapat pada direktori nomor 1.

Kotak nomor 3, memperlihatkan direktori yang ada di server hosting. Pilih direktori yang menjadi tujuan kamu untuk mengunggah berkas.

Kotak nomor 4, memperlihatkan berkas-berkas yang ada dalam direktori yang dipilih pada nomor 3.

Langkah selanjutnya memindahkan berkas dari komputer (nomor 2) ke server (nomor 4) atau sebaliknya.

Caranya mudah, arahkan krusor pada berkas yang akan diunggah. Kemudian klik kanan, pilih upload, centang overwrite, centang always use this action, lalu tekan ‘OK‘.

FileZilla upload

Selain berkas, FileZilla juga bisa mengunggah direktori. Ketika direktori dipindahkan, semua isi dalam direktori tersebut akan ikut pindah juga.

Demikian tutorial ini saya sampaikan, bila ada hal-hal yang kurang jelas atau ingin menambahkan sesuatu silahkan sampaikan pada kolom komentar di bawah.