KURSUS MEMBUAT WEBSITE100% Gratis!

5 Plugin Backup WordPress Terbaik untuk Pencadangan Data Website

Plugin Backup WordPress ini akan bermanfaat untuk websitemu. Membuat website bagaikan sebuah perjalanan, yang membutuhkan kerja keras, ketekunan dan kesabaran untuk menempuh jalan panjang masa depan.

Plugin backup WordPress

Selama menempuh perjalanan mengelola website, tentu Kita tidak ingin ada masalah. Seperti Hacker, Server Crash, Update Plugin atau Theme yang membuat konflik, bisa juga virus. Karena hal tersebut dapat menghancurkan Website WordPress dalam sekejap.

Disinilah salah satu manfaat pentingnya mempunyai Backup Data maupun memasang Plugin Backup. Seperti mencegah terjadinya data hilang akibat serangan Virus maupun Malware.

Sebagai Data cadangan untuk memulihkan Website apabila terkena hack. Apabila Data tidak dicadangankan tentu hal tersebut sangat menyulitkan dan merugikan. Karena banyak data penting yang hilang atau mungkin terhapus seluruhmya. Dengan adanya Data cadangan, maka pemulihan system dan konten bisa dilakukan jauh lebih mudah dan cepat.

Untuk antisipasi ketika terjadi Human Error. Seperti saat menghapus File biasa, File penting dalam website secara tidak sengaja ikut terhapus.

Oleh sebab itu agar terhindar dari kerusakan maupun kehilangan data. Maka Websitemu perlu untuk memasang plugin Backup. Dan diatur supaya Data Website diBackup secara berkala.

Pentingnya Memasang Plugin Backup untuk Website WordPress

Sebelum Saya jelaskan tentang Plugin Backup WordPress terbaik. Mari Kita simak sejenak kisah orang ini. Ada seseorang yang mempunyai website bagus dan memiliki banyak Visitor. Kita sebut saja namanya Radit.

Hampir setiap hari Radit memposting karya-karya terbaiknya, yang sudah ditunggu Para Subscriber Websitenya. Lalu pada suatu hari, tiba-tida websitenya tidak bisa diakses. Karena terjadi masalah pada server…

Dan langsung membuka Support Ticket kepada pihak penyedia Hosting (Misal nama Hostingnya ANDALAN JAYA). Dengan harapan Websitenya bisa dibantu agar segera normal kembali.

Namun tidak kunjung ada jawaban dari pihak ANDALAN. Lalu Dia menghubungi lewat Sosial Media. Supaya cepat direspon, karena Dia tidak mau kehilangan pendapatan dan juga Visitor yang sedang bagus-bagusnya.

Setelah lama menunggu, Pihak ANDALAN pun memberikan jawaban. Ternyata ada error atau kesalahan yang terjadi di Server ANDALAN. Sehingga mengakibatkan Website Radit down. Kabar buruknya semua Data Website hilang beserta File Backup yang disimpan pihak Hosting ANDALAN.

Sebagai permintaan maaf dari pihak Hosting ANDALAN memberikan ganti rugi berupa Voucher. Pihak ANDALAN tidak bisa merecover Data dan Backup Data. Karena memang sudah hilang semua datanya.

Keselkan…!!

Kalau mau marah ke Pihak Hosting sekalipun tidak akan merubah kenyataan bahwa Data Website Radit sudah hilang untuk selamanya. Dan harus mulai membuat Website dari awal lagi. Dan penyesalan terdalamnya, Dia tidak melakukan Backup secara mandiri ke komputernya. Sehingga hal semacam ini bisa diminimalisir.

Mungkin cerita ini terlihat dibesar-besarkan, namun hal ini benar-benar sudah terjadi. Saya tidak ingin Kamu merasakan hal seperti cerita diatas. Inti dari artikel ini adalah menyampaikan betapa pentingnya memiliki Backup Data Website yang Kamu miliki.

Saya punya rekomendasi 5 Plugin Backup Terbaik untuk Mencadangkan Data Websitemu. Yaitu UpdraftPlus, BackWPup, Duplicator, All-in-One WP Migration dan BlogVault Backups. Kamu cukup pilih satu saja, supaya mudah berikut adalah ulasan masing-masing plugin.

1. UpdraftPlus WordPress Backup Plugin

UpdraftPlus adalah salah satu Plugin Backup WordPress terbaik yang bisa Kamu pilih. Plugin ini memberikan banyak kemudahan bagi Kamu untuk Backup Data Website. Mendukung penyimpanan Cloud di Server yang dikelola oleh UpdraftPlus. Data Backup tersebut juga bisa didownload dan disimpan di Komputermu.

Proses Backup dapat dijalankan secara otomatis dan terjadwal. Bisa juga melakukan Backup manual File melalui FTP dan SFTP. Data bisa disimpan ke Amazon S3, Dropbox maupun Google Drive. Sungguh banyak kemudahan ketika memakai Plugin ini.

Berikut beberapa Fitur Plugin UpdraftPlus:

  • Ada pilihan Backup secara terjadwal (otomatis) dan manual.
  • Dapat melakukan Backup dan Restore Data di Database.
  • Dapat menyimpan Data Backup diberbagai tempat secara Cloud. Seperti di Amazon S3, Google Drive dan Dropbox.

Pada versi premium terdapat beberapa fitur tambahan berikut ini:

  • Mendukung WP-CLI
  • Fitur Incremental Backup
  • Fitur Enkripsi Database
  • Memudahkan Pengguna untuk menduplikasi maupun memindahkan Website.

Setelah mengetahui fitur-fitur unggulan yang dimiliki UpdraftPlus. Kamu juga perlu tahu apa saja kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan UpdraftPlus:

  • Mempunyai versi gratis yang lebih dari cukup untuk Saya gunakan.
  • Mudah digunakan untuk pemula.
  • Banyak pilihan tempat penyimpanan File secara Cloud.
  • Menyediakan pilihan Backup terjadwal.
  • Plugin Backup terbanyak yang diinstall Pengguna WordPress.

Kekurangan UpdraftPlus:

  • Fitur di versi gratis tidak sebanyak di versi berbayar (Premium)
  • Beberapa Pengguna melaporkan kesulitan mencari Konfigurasi Lanjutan

2. BackWPup Free – WordPress Backup Plugin

Plugin BackWPup ini telah diinstall lebih dari 600.000 website aktif. Yang menjadikan BackWPup sebagai Plugin backup WordPress gratis terpopuler kedua setelah UpdraftPlus. Plugin ini memiliki fitur Backup Website secara otomatis terjadwal untuk websitemu. Dan Kamu juga dapat memilih file mana yang akan disimpan pada media penyimpanan tertentu.

Dengan Plugin ini Kamu dapat mem-backup Database website dan ekspor XML WordPress. Kamu juga bisa mengecek, memperbaiki dan mengoptimalkan Database WordPress dengan mudah.

Plugin BackWPup dapat membuat backup menjadi file zip, tar, tar.bz2, tar.gz dan menyimpan backup secara Cloud ke Hosting, Dropbox, FTP Server, layanan Amazon S3, Rankspace, Microsoft Azure dan masih banyak lagi.

Kelebihan BackWPup Free:

  • Plugin Backup WordPress terpopuler kedua dengan jumlah install aktif di lebih dari 600.000 website.
  • Dapat melakukan Backup secara terjadwal ke Cloud Server.
  • Memiliki banyak pilihan penyimpanan.
  • Bisa menyimpan File dengan banyak jenis.
  • Dapat digunakan untuk mengoptimalkan Database.
  • Pada versi premium, memiliki fitur yang lebih banyak seperti restore situs web yang lebih mudah dan cepat dari backend.

Kekurangan BackWPup Free:

  • Fitur restore yang mudah hanya ada di versi premium. Bila Kamu bisa restore sendiri secara manual, tentu hal ini bukan masalah untukmu.
  • Tidak memiliki fitur Kloning dan Migrasi.

3. Duplicator – WordPress Migrations And Backups Plugin

Plugin Duplicator sangat sering digunakan untuk memindahkan File Website. Namun ternyata plugin ini juga bisa digunakan untuk Backup File. Dengan cara yang hampir sama seperti memindahkan Website. Yaitu melakukan Backup ke dalam file dengan format Zip. Kamu bisa mendownload File ini dan menyimpannya di Laptop maupun ditempat yang aman lainnya.

Duplicator mempunyai fitur Backup Terjadwal. Dan dapat mengirimkan File Backup ke Cloud Server lain. Sekaligus mengirimkan pemberitahuan ke email.

Salah satu fitur Duplicator yang menarik lainnya adalah mempunyai kemampuan untuk duplikasi website. Hampir sama dengan Fitur Staging yang mampu membuat website yang sama persis ditempat yang berbeda. Jadi Kamu tidak perlu konfigurasi dari awal untuk membuat website baru.

Kelebihan Duplicator:

  • Mendukung Multi website
  • Kamu dapat memilih apa yang akan di backup, mulai dari Direktori, File hingga Database website.
  • Mudah melakukan Restore Website hanya dengan 1 klik saja.
  • Bisa diatur untuk membatasi kapasitas Backup. Agar bisa menyesuaikan dengan batas layanan Cloud yang Kamu miliki.

Kekurangan Duplicator:

  • Tidak ada fitur Staging WordPress.

4. All-in-One WP Migration

Plugin WordPress All-in-One WP Migration merupakan Plugin yang sederhana dan mudah digunakan. Hanya memiliki 3 Menu yaitu Export, Import dan Backup.

Menu Export digunakan untuk mengekspor semua File WordPress hanya dengan sekali KLIK. Pada versi gratis All-in-One WP Migration hanya bisa mengekspor dalam bentuk file. Dan selanjutnya bisa didownload ke penyimpanan local (Komputer maupun Laptop).

Untuk versi berbayar, File bisa disimpan ke Cloud Storage. Seperti Dropbox, Amazon S3, One Drive, Google Drive dan seterusnya.

Menu Import untuk merestore Data WordPress dari Backup yang sebelumnya sudah disimpan. Pada versi gratis hanya bisa digunakan untuk merestore dengan ukuran file maksimum 128MB. Untuk ukuran file yang lebih besar bisa membeli versi premium.

Menu Backup untuk membuat file Backup yang disimpan di WordPress Kita maupun di Komputer.

Plugin All-in-One WP Migration mempunyai tambahan fitur “Find Replace with in the Database” yang terdapat pada Menu Export. Fitur ini digunakan untuk mencari maupun mengganti teks pada Database. Sangat berguna saat memindahkan file dari satu domain ke domain lainnya.

Contoh Kamu punya domain satu.com dan ingin memindahkan datanya ke domain dua.com. Kamu bisa menggunakan fitur Find ini untuk mencari file domain satu, kemudian Replace with dua ketika melakukan export. Dan di domain dua.com, Kamu bisa import file backup tersebut. Nantinya semua file akan memakai kata dan ekstensi dua.com.

Plugin ini bekerja dengan baik untuk restore maupun untuk Cloning Website. Namun terbatas untuk website WordPress kecil saja. Karena memiliki batasan untuk restore hingga 128MB.

Kelebihan All-in-One WP Migration:

  • Tampilan sederhana dan mudah digunakan.
  • Bisa Cloning Website

Kekurangan All-in-One WP Migration:

  • Memiliki batas limit File untuk direstore.
  • Tidak bisa melakukan penjadwalan backup otomatis.
  • Fitur penyimpanan di Could Storage hanya bisa didapat diversi premium.

5. BlogVault Backups

Plugin BlogVault adalah salah satu plugin backup WordPress terbaik yang popular. Proses backup dari plugin ini dilakukan di Server milik BlogVault sendiri. Sehingga proses backup tidak akan membebani Server Websitemu. Hal tersebut menjadikan BlogVault lebih terkenal sebagai solusi Software as a Service (SAAS) daripada layanan Plugin WordPress.

BlogVault menyediakan pilihan Backup secara otomatis maupun manual. Plugin ini dapat membuat Backup website kamu secara otomatis setiap hari. Dan juga mengizinkan Kamu secara manual untuk membuat backup unlimited on-demand.

Unlimited on-demand adalah sebuah fitur yang memungkinkan proses backup dilakukan ketika ada file yang dimodifikasi saja. Hal ini dapat menghemat kinerja server dan memberikan performa yang optimal pada server website.

Selain digunakan untuk Backup Data, Plugin BlogVault juga dapat digunakan untuk recover website dengan mudah. Kamu bisa menyimpan file backup hingga 90 hari. Dan inilah yang mempermudah proses recover ketika terjadi masalah yang tidak diinginkan. Seperti human error, serangan virus, Malware dan Brute force.

BlogVault memiliki fitur Staging, yaitu fitur yang dapat melakukan tes pada website yang aktif tanpa merubah tampilan dan setting yang ada. Semacam cloning, namun hasil dari test ini bila berhasil. Langsung bisa digunakan ke website utama.

Sebenarnya fitur yang dimiliki BlogVault sangat bagus. Namun harganya sedikit lebih mahal dibandingkan plugin sejenis lainnya.

Kelebihan Plugin Backup WordPress BlogVault:

  • Backup dapat dilakukan secara terjadwal
  • Ada bantuan untuk memandu Kamu ketika selesai melakukan Backup. Seperti arahan untuk mengunggah file Backup ke Dropbox, mengunduh file backup, menambahkan catatan tertentu pada proses backup dan seterusnya.
  • Ada notifikasi waktu terakhir melakukan backup dan kapan jadwal backup selanjutnya.

Kekurangan Plugin Backup WordPress BlogVault:

  • Tidak memiliki fitur Scan untuk Malware
  • Harganya lumayan mahal untuk skala Website Pribadi dan Bisnis Kecil

Plugin Backup WordPress Terbaik

Setiap plugin backup WordPress yang sudah Saya bahas mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Plugin Backup WordPress manapun yang nantinya akan Kamu pilih. Pastikan Kamu tidak menyimpan Data Cadangan di server yang sama dengan Websitemu. Karena saat terjadi sesuatu pada Servermu, File Asli dan File Cadangan akan mengalami hal yang sama.

Sama juga bohong, punya cadangan File tapi tidak bisa digunakan.

Oleh sebab itu saya sangat menyarankan Kamu menyimpan Data Backup pada layanan penyimpanan pihak ketiga. Seperti Amazon S3, Dropbox, Google Drive dan sejenisnya.

Dan plugin Backup WordPress terbaik bagi Saya adalah UpdraftPlus. Plugin popular nomor satu dengan jumlah install aktif lebih dari 2 juta website. Dapat membackup Website Saya secara terjadwal. Dan memiliki banyak pilihan Cloud Storage, Saya pilih Dropbox.

Saya menyebutnya Plugin gratis rasa premium, sangat banyak fitur bagus yang bisa kamu nikmati. Sehingga versi yang gratis saja, sudah lebih dari cukup untuk Saya.

Demikian artikel tentang 5 Plugin Backup Terbaik untuk Mencadangkan Data Websitemu. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

BACAAN TERKAIT
Cara Menginstal Plugin WordPress Cara Menginstal Plugin WordPress, Panduan Bagi Pemula
Plugin Cache Terbaik 5 Plugin Cache WordPress Terbaik untuk Mempercepat Loading Website
Plugin Contact Form Terbaik 5 Plugin Contact Form WordPress Terbaik
Plugin Keamanan WordPress Terbaik Perbandingan 5 Plugin Keamanan WordPress Terbaik
PANDUAN TERBARU
BLOG TERBARU